Thursday, 11 September 2014

11:40 pm

Suara jangkrik-jangkrik terdengar sangat samar. Mengapa jadi sepi?
Kulihat kamu tengah duduk tertidur di atas meja; tepat di depan sebelah kiriku dengan kedua tanganmu yang terlipat sebagai bantalnya.

Ah, kamu ini sungguh mengganggu saja. Tak tahukah kalau aku sedang menyelesaikan laporan observasiku yang sudah terlantar dari sepekan lalu? Bagaimana mungkin aku bisa berkonsenterasi merangkai kata-kata ilmiah itu jika kamu malah beradegan yang demikian di sebagian lapang pandangku yang kemudian menyita seluruh pikiran dan hatiku?!

Kusingkirkan laptop ke sebelah kanan, mecoba memperhatikanmu yang tengah terlelap kemudian.
Ah, baru saja kemarin malam kamu berceloteh masuk angin karena pergi bermotor tanpa mengenakan jaket. Lalu sekarang apa? Belum keluar semua angin dalam tubuhmu, kamu lantas bersikukuh ingin menemaniku menyelesaikan tugas ini?

Kamu salah, anak manja! Apa yang bisa kamu bantu untuk meringankan tugas ini?
Hanya dengan mendahuluiku tidur seperti itu? Yang benar saja!
Lagi-lagi kamu malah memerintahku, walau secara tak langsung.
Baiklah... akan kubawakan selimutmu!

No comments:

Post a Comment