Wednesday, 1 May 2019



3.45 pm
“Finally, use this mode for it’s purpose..”, tulisnya di-update status sebuah media social dengan berlatarkan hasil tangkapan layar yang memperlihatkan diaktifkannya mode pesawat setelah sebelumnya meng-update foto di bandara.

4.45 pm
“Where are you going, Sir?”, balasku sejam kemudian saat melihat statusnya, penasaran.

10.45 pm

Belum ada balasan. Tandanya pun masih centang satu, mungkin masih di perjalanan.
“Kemanakah ia pergi?”, pikirku bertanya semakin penasaran.

Kudengar suara hujan yang mengguyur cukup deras sejak sore tadi, sembari sedikit mengkhawatirkan orang-orang di luar sana yang masih dalam perjalanannya.
_

4.00 am
[foto]
Tak dijawab pertanyaanku, ia membalasnya dengan mengirimi foto dirinya tengah berdiri di bawah layar led display besar bertuliskan kalimat Arabic: اهلا بكم في المدينة المنورة yang artinya Welcome to Madinah.

5.30 am
“Maa syaa Allah, fii amanillah..”, balasku menahan berjuta pertanyaan yang sebenarnya ingin kuajukan saat itu juga.
Sedang apa..? untuk apa..? berapa lama..? dengan siapa..?
Apakah ia mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan studinya di kota suci yang bercahaya itu? Atau apa..?!
Lupakanlah! Apa hakku bertanya seperti itu.

9.30 am
“Aamiin”

9.31 am
“Umroh, kah?”, lolos satu pertanyaan dari berjuta yang sedari tadi kutahan-tahan.

9.33 am
“Iya”, jawabnya singkat sekali. Gemas aku! Husnudzon saja, dia sedang berkhidmat disana, mengapa pula aku ganggu.

9.35 am
“Di sini sedang waktu dhuha.”
“Bolehkah titip doa dari sana?”, terdengar seperti.. entahlah mengapa aku menulis kalimat seperti itu.

9.40 am
“Already mentioned you in my dua after fajr, Miss..”.

Aku speechless.
Dan senyum-senyum sendiri setelahnya.
_

Monday, 16 January 2017

Siliwangi Tune Up Game 2K17

Liga belum jelas kapan mulai, sementara hati kamu udah gak karuan nahan kangen sama 'all about it'. Rasanya kek dikasi harapan yang ada palsu-palsunya gitu~
Belum lagi kabar sebelumnya kedapetan isu kalo tim fav kamu terancam vakum dan (amit-amit) bubar karena udah gak di support lagi sama owner tunggalnya. Patah hati gak tuh!? T,T
Makanya, pas kemarin mulai pada ribut-ribut soal acara draft buat foreign player dan akhirnya jadwal liga resmi rilis, bisa loncat-loncat kegirangan lagi, deh!
Makin girang lagi karena ada event ini: STUG 2K17
Thanks to PT. Bandung Utama Raya atas diprakarsainya Siliwangi Tune Up Game 2K17.
Yap! Laga ini digelar dalam rangka uji coba (exhibition game) empat tim peserta Indonesian Basketball League sebelum memasuki musim reguler pada 20 Januari mendatang.
Acara ini sendiri dilaksanakan selama tiga hari, yaitu pada 12-14 Januari 2017 di GOR C-TRA Arena, Bandung. Dari empat tim yang ikutan itu, dua di antaranya adalah tim fav kamu.
So, masa gak dateng buat nontonin babangski!? Kuylaaah..
Mengingat musim ini gak ada preseason karena katanya mepet di waktu dan blahblahs reason lainnya, jadi gak nanggung deh 2 dari 3 hari aku pun dateng ke C-TRA langsung.
Ngobatin rindu! (padahal sebenernya nanggung banget kan tuh, hahaha)
Tiketnya lumayan muree, 25k rasa gretongan karena pas bayar di loket sana, kamu bakal dikasih sebotol air mineral plus sebungkus cokelat (dari sponsor) yang harganya setara tiket (atau mungkin lebih?), ahayyy!



Singkat cerita, here i am. Didn’t blink for a while begitu naikin anak tangga depan pintu masuk GOR ngedapetin para oppa lagi pada warming up session x,x
Pemandangan dan atmosfer yang kurindukan di beberapa bulan ini. Keuntungan juga sih ya buat kamu-kamu yang nonton STUG ini karena bisa 'curi start' duluan buat liat dan temu langsung si para foreign player yang udah di-draft sama tim-tim di Desember 2016 lalu, cihuyyy!
Temen sekelasku malah udah dapet futu bareng Grays (foreign playernya PJ), sementara aku cuman bisa pasrah liat Mas Gege lewat gitu aja di depan mata. Malu dan gak berani nyamperin buat mintain futu bareng, huhuhu.. (and you know lah nyesel tuh gak dateng di awal T,T)
Hari pertama nonton STUG berdua (bareng temen ex squad, LOL) rasa sendokir. Dia telat datengnya ragara lupa jadwal dan ketiduran, pemirsaaa! Hari kedua, I were absent dan kembali nyesel karena gak bisa nyaksiin derby yang katanya cukup h-a-w-t.
Hari ketiga, tepatnya malem minggu, aku dateng sendirian beneran, dong :’)
Ada yang nanya gak sama pacar? Lha wong aku lagi nontonin pacarku, itu di lapang yang lagi ngedrive, tuh yang pake jersey putih! *tunjuk si nomer punggung 66* (LOL)
Tapi asli deh, depan-belakang-pinggir emang yang nonton tuh pada couple-an, tauk!
Dalem ati kubilang, "relationship goals ini mah, nonton basket bareng pasangan" hehe canda!
Abisan pegel sendiri liatnya, si cewek pukulin bahu cowoknya dengan manja tiap kali tim lawan bikin poin ke ring tim dukungannya. A-er-ge-ha! x,x

Udahan lah, udah malem. Ku mo balik!

*dan si writer pundung*

Sunday, 21 June 2015

Cerita Ramadhan Kita

Bandung, 4 Ramadhan 1436 H

Malam minggu ini kita habiskan dengan sholat isya, tarawih dan witir berjamaah.
Menurutmu adakah yang lebih indah dibanding malam minggu malam minggu kita yang lainnya?
Yang kita habiskan di bioskop, kafe-kafe, atau warung kue balok pinggir jalan.
Kita berada di sini sekarang. Di masjid kecil ini. Tidak hanya aku dan kamu. Keluarga kita juga.
Mamah-bapakmu dan mamah-bapakku. Sungguh suasana yang manis tak terelakkan.
Aku tak jarang tersenyum di sela-sela dua rakaat tarawih ketika mendapatimu sholat berdampingan dengan bapakku. Mertua dan calon menantunya, imajiku sesumbar. Ah!
Anak perempuan mana yang tak bahagia, melihat kedua lelaki tersayangnya berdampingan menempuh samudera pahala di bulan penuh makna.

Ada satu momen lagi yang tak kalah pentingnya. Ya, untuk kita berdua.
Kamu.. tentu tak lupa, kan?
Di bulan Ramadhan seperti ini, lebih dari dua puluh tahun yang lalu kita sama-sama
terlahir ke duniya. Sejak saat mengetahui hal itu, aku mulai menyukai kalender Hijriyah,
yang perhitungan waktunya memakai acuan bulan. Karena dengan begitu, kita memiliki
sebuah tautan waktu yang sama. Waktu saat kita dilahirkan.

Bayangkan, betapa manisnya kalender Hijriah. Pada bulan yang sama, Ramadhan contohnya, kita merasakan Ramadhan dalam musim yang berganti-ganti. Kadang Ramadhan di musim panas, kadang di musim dingin, kadang di musim semi, dan kadang di musim gugur. Betapa bulan Ramadhan itu menjadi penuh kesan karenanya. Hal ini tidak akan terjadi di kalender Masehi.
- Kurniawan Gunadi (Bumi dan Bulan dalam Hujan Matahari)

Aku tak ingin mengingat bulan lahir kita yang berbeda di kalender Masehi.
Cukuplah ingat, bahwa kita memiliki tautan waktu istimewa di kalender Hjiriyah.

Seperti itulah perasaanku padamu... Pada satu orang yang sama, perasaanku seperti musim, dan semua musim menimbulkan kesan.

Apa mungkin bisa hati kita pun bertaut satu sama lain?
Jangan tersipu! Sepakati saja kalau mau. Hehehe

Selamat milad kita berdua! Barakallah untuk usianya, ya.
Semoga dimudahkan jalan menuju cita-citanya, Āmīn :)
Jangan lupa untuk saling memantaskan diri masing-masing.
Izinkan kusatukan doa untuk bahagiaku, bahagiamu, dan bahagia kita berdua :)

Bulan Ramadhan tahun-tahun selanjutnya bila masih ada usia, maukah sholat berjamaah
berdua saja bersamaku dengan kamu sebagai imamnya di rumah sederhana kita?
Akan kutunggu.. in shaa Allah..

Monday, 8 June 2015

Fun Tubing at Gunung Kidul Jogja

CAVE TUBING "GOA PINDUL"
(tour the cave via tubing)


I was curious of what tubing was like, and it feels such an enjoyable and relaxing.


I was a bit worried at first, passing through inside the cave.


The cave was definitely thrilling as well and it was very new to me.
It was bright at the beginning, then slowly the light dissapears until pitch black
and then after awhile there was light again.


And it turns out to be funtastic adventures!

RIVER TUBING "KALI OYO"
(tour the river via tubing)


Refreshing water of the river.
Flowing with the river's soft and calm currents.


Seeing all the natural beauty and panorama alongside the river is just heaven to see.
I enjoyed the green, tropical forest, the sunshine which is just right to warm yourselves
while the water of the river cools you down, a great combo!


The fun that I experienced was priceless and unforgettable.


And I will cherish it for the rest of my life.


Playing water activities was amazing!
It was really nice, full of excitement.
Thank you so much for an unforgettable experience :*

Sunday, 7 June 2015

Indrayanti Beach, Gunung Kidul Jogja

Coconut palm trees.
The waves of the sea touch so divinely.
I love long walks on the beach.
Warm white sand floors.

Friday, 1 May 2015

Sakura Season


こんばんは みんな!
おげんき ですか?

Ngobrolin soal sakura kemarin, itu dia oleh-oleh foto saya memakai yukata (lagi) pada sebuah event hari sabtu lalu, yaitu Japanese Season Festival 2015 yang diselenggarakan oleh teman-teman HIMA dari jurusan Bahasa Jepang. Ini adalah kali kedua saya mengikuti matsuri di kampus setelah pertama kalinya pada tahun lalu.

Berbeda dengan tahun lalu, di mana saya sangat banyak berfoto kesana kemari dengan para cosplayers. Kali ini, jangankan berfoto dengan cosplayer yang hukumnya ‘sunnah’. Untuk bisa mengambil foto pakai yukata yang ‘wajib’ ini pun udah perjuangan banget! Hehehe
*mulai layangan*

Yaa setidaknya, saya gak mau melewatkan kesempatan untuk bisa berfoto mengenakan pakaian tradisional Jepang ini. Sesering mungkin yang saya bisa jika ada kesempatan, why not, kan?
Tapi gimanaaa, masalahnya saya datang sendirian saat itu. Terus sama siapa, dong saya minta tolong buat mengabadikan momen ini? *celingak celinguk*

Dan akhirnya, setelah ‘merengek’ pada beberapa teman untuk ikutan datang, satu di antaranya ada yang bersedia. Uuh baik hatinya teman yang satu ini! どうも ありがとう.. hehehe *perezzz*

Lalu setelah usai antre – bayar – pakai dan berfoto mengenakan yukata dengan latar lukisan pohon sakura, kami pun membeli sedikit merchandise ‘jejepangan’ yang tersedia di salah satu stand bazaar favorit teman saya itu.
Hmm, omong-omong kenapa sih saya maksa banget suka ingin foto pake yukata sering-sering?
Karena... *mikir*
Semakin sering saya pake yukata/ kimono, semoga (siapa tau) aja bisa mancing adanya kesempatan buat saya bisa pergi ke Jepang, hehehe *positive sinting thinking*
I've always been dreaming of Japan!

Udah, ah, minna! Untuk bisa bermimpi, kita butuh tidur. Yuk, turn off the light!

おやすみなさい, zzz ~